Jakarta - Gerakan internasional 100 Celebrities Talk for Paralympic (100 CTFP) kembali mencatatkan sejarah dengan mengumumkan 21 penerima 100 CTFP Indonesia Award 2025 dari berbagai bidang, mulai dari olahraga, bisnis, seni, hingga generasi muda berjiwa sosial.
Salah satu nama yang turut menerima penghargaan bergengsi ini adalah Andrigo, penyanyi Indonesia yang dikenal konsisten mengangkat genre musik Melayu.
100 CTFP merupakan inisiatif global yang berada di bawah perhatian langsung International Paralympic Committee (IPC). Program ini secara resmi mendapat dukungan dari Mr. Andrew Parsons, President IPC yang menaungi 185 negara, dan arsip resmi 100 CTFP kini tersimpan di kantor IPC di Bonn, Jerman.
Peluncuran 100 CTFP melibatkan sejumlah tokoh internasional dan nasional, di antaranya Natalia dan Jend Wandee Tosuwan (Sekjen ASEAN Para Sports Federation), Duta Besar Suryopratomo, Dr. Teo Koh Sock Miang (President NPC Singapore), serta Ferrari Owners Club Singapore, yang berlangsung di Ital Auto, Singapura. Program ini juga tercatat di website resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta mendapat dukungan dari Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan RI.
Konser amal pertama 100 CTFP dijadwalkan akan digelar di Indonesia pada 31 Januari 2026. Pada momentum tersebut, para penerima penghargaan akan naik ke panggung untuk menerima Kartu Merah 100 CTFP, yang berisi pesan hati masing-masing tokoh untuk para atlet difabel di seluruh dunia.
Sebanyak 21 kartu dari tokoh Indonesia ini akan mewakili Indonesia dan diserahkan kepada peraih medali emas World Paralympic pada Paralimpiade mendatang, sebagai simbol solidaritas, dukungan, dan kepedulian kemanusiaan.
Masuknya Andrigo dalam kategori Penyanyi menjadi bentuk apresiasi atas konsistensinya berkarya sekaligus kontribusinya dalam menyuarakan nilai kemanusiaan melalui musik. Keikutsertaannya dalam 100 CTFP Indonesia Award 2025 menegaskan bahwa musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana empati dan dukungan bagi atlet difabel di tingkat global.
Kehadiran CNN Indonesia dan media-media Asia dalam publikasi acara ini diharapkan semakin memperluas gaung 100 CTFP, seiring dengan MMLWF yang menjadi partner resmi Asian Paralympic Committee untuk pemberitaan Asian Paralympic News.
Penghargaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, sekaligus menegaskan peran seniman Tanah Air, termasuk Andrigo, dalam gerakan kemanusiaan berskala dunia.**

